Cinta 1/3 malam dengan istikharah😊
2016, lupa bulan, lupa tanggal😂 Seorang pria memperkenalkan dirinya melalui chat, tanpa basa-basi pria ini lantas bicara "saya boleh gak kerumah?" what???😱halloo... Siapa elu, pribahasa kasarnya seperti itu🙏kenal juga tidak, pernah bertemu juga tidak, kalau orang-oranh rumah bertanya, siapa dia? Harus kasih jawaban apa. Karena dulu awam kan dengan istilah "ta'aruf" akhirnya hanya beberapa hari kenal, tuh pria hilang gitu aja😅cuma kita temenan di wa meski gak pernah chat. Akhirnya Allah mempertemukan dipertengahan ramadhan dengan alasan saya memesan kue dagangannya😁itu pun ketemu gak tatap muka soalnya dia pakai masker😊terjadilah pertemuan pertama kita.
25 Desember 2016, saya mengikuti seminar pra nikah yang diselenggarakan oleh @kangabay_ dan diisi oleh @ananditodwis . Datang kesana berdua sama bebebz @saniaalvi.ar , dengan mengikuti seminar akhirnya saya mendapat jawabannya, diacara seminar tersebut kami para singlelillah diberi intruksi untuk saling berjabat tangan dan mendoakan kepada orang yang duduk disamping kita agar segera mendapatkan jodoh impiannya. Dengan penuh keikhlasan dan harapan saya pun mendoakan orang tersebut, agar doa yang saya panjatkan dapat balik ke saya. Semoga dia pun sudah memiliki pasangan hidup dan momongan. Aamiin...😇
26 Desember 2016, singkat cerita setelah mengikuti seminar. Pria ini mengungkapkan niatnya, bahwa dia ingin ta'aruf dengan saya dan ingin kerumah. Pada saat itu ada perasaan was2, deg2an, nano-nano deh. Udah gak ragu2 lagi, Alhamdulillah paham karena selain mengikuti seminar saya pun mendengarkan ceramah2 melalui youtube apa itu ta'aruf. Kami pun merancang prosesnya, bertukar biodata melalui perantara om saya karena beliau yang kenalin saya dengan pria ini. Kurang lebih 2 mingguan, kami meminta petunjuk kepada Allah melalui (Istikharah) dan tahajud dengan tersedu2 memintanya (saya)😭. Karena Allah maha membolak balikkan hati manusia, jika memang dia baik untuk hamba, masa depan hamba, agama hamba, maka dekatkanlah, permudahkanlah, lancarkanlah niat baik kami, dan hamba ingin menikah karena ingin beribah kepada-Mu, menggenapkan separuh agama kami, doanya banyak deh, kalau cerita gini suka ikut melow serta mesem2 sendiri.
Awal januari 2017, lupa tanggal😂Akhirnya sesuai dengan ucapannya ini pria kerumah memperkenalkan dirinya dan memberikan maksud kedatangannya. Meskipun saya belum kenal2 banget siapa dia, hanya tahu dari selembar biodata. Ngeliat mukanya pas dia kerumah mengungkapkan maksud tersebut😌entah pertemuan kedua atau ketiga gitu, lupa (kebanyakan lupa maklum udah punya anak 2😅). Pria ini menyampaikan sesuatu bahwa dia akan dilangkahkan oleh adenya, karena adenya sudah dikhitbah duluan sebelum kita ta'aruf. Semoga saya dapat sabar menunggu, kalau memang dalam masa menunggu ada pria lain yang mengajak saya menikah, pria ini dengan rendah hati akan mundur.
Selama beberapa bulan kami tidak komunikasi, dan komunikasi menanyakan kabar dan bagaimana apakah saya masih menunggu😊Bulan juli atau agustus pria ini datang lagi untuk meminta dan mengabari bahwa acara adenya sudah selesai, kemudian menindak lanjuti selanjutnya mau seperti apa. Kalau kata orang tua dulu gak boleh ade kakak nikah pada tahun yg sama, wallahu'alam. Itu yang menjadi pertimbangan kita, dari sana keyakinan saya jadi melemah. Mungkin bukan jodoh, mungkin belum saatnya, udah mikir gak karuan ya kan. namun serba menandak pada 2 september 2017 pria ini datang kerumah beserta rombongannya dengan ingin mengkhitbah saya.

No comments:
Post a Comment